Rangka Bangunan dengan Baja
Bahan Bangunan

Bagaimana Memilih Merk Baja Ringan dari Segi Kualitas

Sebagian besar masyarakat awam, pastinya kebingungan dalam memilih merk baja ringan yang berkualitas. Hal ini dinilai wajar, mengingat pengetahuan dan informasi tentang baja ringan ini sendiri memang cukup terbatas dan tidak terlalu banyak. Sebenarnya dalam memilih produk merk baja ringan yang berkualitas tidak terlalu sulit. Yang perlu diperhatikan adalah :

  1. Harga per meter persegi 

Banyak konsumen yang langsung menanyakan berapa harga permeter persegi, untuk membuat atap baja ringan. Tentunya jawabannya cukup beragam, tergantung spesifikasi material, bentuk atap, dan jenis penutup yang digunakan. Yang dimaksud dengan spesifikasi disini adalah tentang bentuk baja ringan yang akan digunakan, dimensi, tingkat ketebalan dan yang lainnya. Dari segi bentuk, akan menentukan tingkat kerumitan dalam membuat struktur rangka atap yang ada. Sedangkan penutup, akan mempengaruhi beban yang akan ditanggung oleh rangka baja itu sendiri. 

2. Mutu baja ringan 

Berikutnya Anda perlu memperhatikan mutu dari merk baja ringan tersebut. Umumnya ketebalan baja ringan ini, terbilang tipis, umumnya sekitar 0,4 hingga -1mm. Sedangkan standar SNI sendiri adalah sekitar 0.75 mm. Umumnya bahan baja ringan yang digunakan adalah bahan bermutu tinggi, yang kerap disebut dengan High tension Steel, dengan standar G550. Yield Strengh atau Tension Strengh dari baja tersebut, minimalnya sekitar 550 Mpa. 

3. Software desain struktur

Mengingat perilaku struktur yang berbeda, maka dalam hal ini, atap baja ringan, tidak dapat dihitung atau dianalisa menggunakan software analisa struktur yang umum digunakan. Anda yang sulit memahami hal ini, sebaiknya tidak ada salahnya berkonsultasi dengan pihak penyedia toko yang terpercaya untuk memperoleh standar hitung dan jumlah rangka yang memang dibutuhkan. 

4. Alat sambung 

Salah satu bagian terpenting dalam membuat rangka baja ringan adalah sambungan, atau alat sambung. Biasanya yang digunakan adalah Self Drilling Screw (SDS). Alat ini dilengkapi dengan ujung yang mampu menembus baja, tanpa mur. Pada baja tipis, SDS yang digunakan sebaiknya menggunakan alur yang kasar. 

5. Proses perakitan 

Dalam proses perakitan kuda-kuda, umumnya dilakukan di lapangan. Namun sejatinya, proses perakitan tersebut, memerlukan tingkat keahlian khusus, dalam mengontrol ukuran yang ada, secara lebih teliti. Agar hasil perakitan kuda-kuda terlihat lebih baik, dan kuat. 

Anda yang hendak membuat rumah, dengan menggunakan rangka atap dari salah satu merk baja ringan tertentu. Tidak ada salahnya jika membicarakan hal ini dengan pihak kontraktor, agar memperoleh produk dan ukuran yang tepat. 

Standard